¶ Standarisasi TIK - Standar Teknis Pembangunan dan Pengembangan Aplikasi
Dalam pembangunan dan pengembangan aplikasi, bahasa pemrograman yang akan digunakan sangat disarankan menggunakan versi LTS (Long term support). Hal ini diambil dengan pertimbangan bahwa jika ada kendala teknis di aplikasi, maka masih memungkinkan meminta dukungan dari bahasa pemrograman (versi LTS) yang digunakan tersebut. Namun jika tidak terdapat versi LTS, agar dipilih versi yang mendapat dukungan update kamanan yang masih panjang.
Bahasa pemrograman PHP (≥ 8.3)
- Laravel 6
- Codeigniter 4
- Yii 2
- Zend PHP
Bahasa pemrograman Java (≥ JDK 8)
- Spring framework 5.3
- Vaadin 10
- Apache Struts 2
Bahasa pemrograman Javascript
- VueJs 3.2.0
- NodeJs 16.15.1 LTS
- ReactJs 17
- EmberJs 3.2.8
Bahasa pemrograman python ( ≥3.7 )
- Django 3.2 LTS
- Flask 2.0
- Web2py for python 3.7
Database Management System yang direferensikan adalah yang bersifat open source dengan spesifikasi minimal:
- MySQL versi 5.7
- MariaDB versi 10.2
- Posgre SQL versi 10
- DBMS lain yang sesuai
Password Hashing
Nb: Dalam hal penggunaan di luar framework yang disebutkan di atas maka perlu dilakukan upaya penguatan di sisi keamanan (hardening) melalui koordinasi dengan Dinas Kominfo DIY.
Pelajari juga ketentuan umum aplikasi di ketentuan umum.
¶ Standar Fitur Aplikasi
Setiap aplikasi minimal harus memiliki fitur sebagai berikut:
- Manajemen user: mekanisme atau cara untuk melakukan pengelolaan terhadap user login. Pengelolaan yang dilakukan berupa penambahan atau penghapusan user, pengelolaan role, pemetaan role dan hak akses dengan user maupun objek-objek di database dan profile user.
- Pencarian: fitur yang diperuntukkan untuk mencari informasi berdasarkan topik, supaya pengguna lebih mudah menemukan konten yang diinginkan.
- Unggah dan Unduh: fitur unggah (upload) digunakan baik oleh pengguna maupun administrator untuk mengirim data atau berkas dari komputer pengguna ke aplikasi. Fitur unduh (download) digunakan baik oleh pengguna maupun administrator untuk menerima atau mengambil data atau berkas dari aplikasi ke komputer pengguna.
- Grafik dan/atau data statistik: aplikasi wajib menampilkan grafik dan/atau data statistik untuk memastikan layanan yang dilakukan di aplikasi telah tercatat.
- FAQ: daftar pertanyaan yang sering ditanyakan pengguna aplikasi
- Approval/persetujuan: Terdapat moderasi atau validasi yang perlu dilakukan sebelum mempublish/mengirimkan sebuah data atau informasi
- Pemilik copyright: memastikan bahwa hak cipta aplikasi dimiliki oleh OPD dan Pemda DIY
- Kontak: informasi pihak pengelola aplikasi/layanan yang dapat dihubungi oleh pengguna aplikasi
- Tabel: Apabila dalam aplikasi terdapat tabel, harus memiliki fitur sorting dan filter
- Dapat terintegrasi dengan aplikasi lain: aplikasi dapat menghasilkan atau menggunakan API dari aplikasi lain untuk dapat terhubung
¶ Standar Interoperabilitas
Sebuah aplikasi menghasilkan output sebuah dokumentasi yang berisi catatan yang berkaitan dengan prosedur integrasi antar sistem informasi. Dalam melaksanakan pengembangan integrasi sistem, dapat mengadopsi penggunaan pedoman E-Government Interoperability Framework (E-Gif) yang telah ditetapkan oleh Diskominfo DIY. Dokumentasi pengembangan integrasi sistem minimal memuat:
- perancangan interoperabilitas lintas aplikasi;
- kamus data primer;
- perancangan teknologi pendukung implementasi interoperabilitas;
- perancangan infrastruktur pendukung implementasi interoperabilitas;
¶ Standar Desain Database
Sebuah aplikasi menghasilkan output sebuah dokumentasi yang berisi catatan yang berkaitan dengan berbagai prosedur perancangan database. Dokumentasi desain database ini minimal memuat:
- perancangan database yang meliputi database schema, database model, constraint;
- Database schema adalah representasi bergambar dari hubungan antara tabel database dalam database yang dibuat. Skema database dari sistem basis data adalah strukturnya yang dideskripsikan dalam bahasa formal yang didukung oleh sistem manajemen basis data (DBMS);
- Database model adalah sejenis model data yang menentukan struktur logis dari suatu basis data dan secara mendasar menentukan dimana data dapat disimpan, diatur, dan dimanipulasi;
- Constraint adalah aturan atau batasan yang diterapkan di tabel untuk menjaga konsistensi dan integritas data di dalam database;
- kamus data, yaitu suatu penjelasan tertulis tentang suatu data yang berada di dalam database.
¶ Standar Pengujian Aplikasi
berisi catatan yang berkaitan dengan prosedur untuk melakukan uji sistem. Dokumentasi pengujian aplikasi minimal berisi:
- Uji Fungsi: Pengujian ini dilaksanakan oleh pemilik aplikasi yang terdiri atas:
- Alpha testing (testing per modul/fungsi),
- Beta testing (testing per use-case),
- Acceptance test (testing keseluruhan aplikasi),
- Pengujian aplikasi dilakukan pada development environment, dan
- Pengujian dengan Data Dummy
- Uji Performa: Pengujian ini dilaksanakan oleh Diskominfo DIY yakni berupa pengujian performance/stressing test pada enterprise environment
- Penetration test yang dilaksanakan oleh Diskominfo DIY terkait keamanan aplikasi
¶ Standar Alih Teknologi
berisi catatan yang berkaitan dengan prosedur pelatihan sistem. Standar alih teknologi ini meliputi:
- Pelatihan transfer knowledge aplikasi
- Pelatihan penggunaan program untuk OPD
- Pelatihan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi untuk developer dengan melibatkan OPD yang menangani urusan komunikasi dan informatika
Standarisasi TIK 2020